Sabtu, 31 Maret 2012

APBD 2012


ANGGARAN DEFISIT, PEMDA BOROS
Salahudin, Direktur Umum Lapinda-Bidos.
Dompu-LapindaNews-Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dompu  Tahun Anggaran 2012 dinilai tidak pro rakyat. Hal ini disampaikan oleh Salahudin, S.IP., Direktur Umum Lembaga Anti Korupsi Pro Otonomi Daerah Bima Dompu Sumbawa, “APBD Dompu tahun 2012 dinilai mengabaikan kepentingan masyarakat dompu. Anggaran banyak dikucukrkan untuk belanja aparatur yang bersifat administratif. Contoh, belanja pengadaan mobil bupati dan staf ahli bupati mencapai Rp. 1.100.000.000. Mestinya ditengah defisit APBD ini, pemerintah kabupaten dompu dapat memaksimalkan mobil yang sudah ada”, Ujarnya kepada reporter LapindaNews.
Mestinya pemerintah Kabupaten Dompu memprioritaskan anggaran untuk sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Karena tiga sektor tersebut merupakan sumber mata pencaharian masyarakat dompu. “Andai saja pemerintah Kabupaten Dompu memprioritaskan anggaran untuk pertanian bukan tidak mungkin daerah dompu cepat maju dan berdaya saing. Melalui APBD diberdayakan irigasi, diberi bantuan modal penanaman, di siapkan sarana dan prasaran yang mendukung operasionalisasi masyarakat tani”, ujar penulis buku Korupsi Demokrasi dan Pembangunan Daerah ini berhapar.



Tidak ada komentar: