Penulis : Salahudin
Judul : Korupsi Demokrasi dan Pembangunan Daerah
Cetakan : Pertama Tahun 2012
Penerbit : Kerja Sama Lapinda-Bidos dengan Buku Litera Djogja
Kontak Penulis : 085235664944
Buku ini telah diterima oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai koleksi perpustakaan KPK.
Abstraksi Isi Buku:
Reformasi 1998, tumpuan
harapan menuju bangsa Indonesia yang lebih baik, yakni lebih transparan,
partisipatif, bebas dari KKN, penguatan local
wisdom (pemberdayaan kearifan lokal), pengurangan kemiskinan dan
pengangguran, Sumber Daya Manusia (SDM) cerdas dan pintar, dan menuju struktur
politik dan pemerintahan yang berkeadilan. Sudah satu dasawarsa lebih,
reformasi 1998 belum menunjukan hasil subtansial seperti yang diharapkan. Kasus
korupsi, angka pengangguran, kemiskinan dan kriminalitas sosial politik semakin
meningkat, kebijakan dan keadilan yang memihak rakyat kecil sulit dijumpai,
partai politik semakin banyak namun kontribusi untuk rakyat minim, dan masih
banyak persoalan – persoalan bangsa yang menyedihkan. Buku sederhana ini
menjelaskan persoalan korupsi di daerah – daerah, krisis partisipasi masyarakat
dalam menentukan kebijakan, demokrasi yang tidak berpihak, kegagalan reformasi
1998, dan pengelolaan partai politik yang menjauh dari nilai- nilai demokrasi.
Buku kecil ini dikhususkan untuk pembaca profesi aktivis gerakan anti korupsi
dan advokasi anggaran daerah, dan mahasiswa idealis pro rakyat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar